Saturday, February 12, 2011

3 Sebab Ukuran Payudara Perempuan Semakin besar


Salah satu perusahaan pembuat BH menemukan perubahan baru pada ukuran BH perempuan yang terus membesar.
Apakah selama ini Anda memperhatikan ukuran payudara perempuan cenderung lebih besar? Hal ini setidaknya diakui oleh Bravissimo, produsen pakaian dalam perempuan.

Hanya dua tahun setelah Bravissimo merilis payudara ukuran KK, baru-baru ini pembuat bra itu merilis bra ukuran L untuk memenuhi kebutuhan konsumennya.
Menurut sebuah laporan di Daily Mail, meningkatnya kebutuhan bra berukuran besar bisa dijelaskan oleh tiga hal sebagai berikut:

1. Lemak
Ukuran payudara perempuan Inggris meningkat secara dramatis. Pada tahun 1950-an, rata-rata ukuran cup B, namun sejak itu meningkat menjadi 36C.   Pakar kanker payudara Michael Baum mengatakan lemak yang tinggal di payudara umumnya sebanyak yang ditemukan di paha dan bokong. “Kami mengalami epidemi kegemukan, jadi meningkatnya ukuran payudara pada perempuan bukanlah hal yang mengagetkan,” kata Baum.

2. Hormon
Namun, banyak juga perempuan langsing dengan payudara besar. Menurut riset Bravissimo, kebanyakan perempuan yang mereka temui ‘bertubuh langsing dengan payudara besar’. Hal ini mengindikasikan membesarnya payudara bukanlah urusan lemak semata.
Marilyn Glenville, spesialis kesehatan dan hormon perempuan mengungkapkan pihaknya mengamati hal yang merangsang pertumbuhan jaringan payudara. “Penyebabnya adalah estrogen, hormon seks perempuan,” ujarnya.

Menurut Glenville, perempuan yang mengalami lonjakan estrogen karena mereka mencapai pubertas lebih awal, hanya memiliki sedikit anak dan jarang menyusui.
“Makin banyaknya perempuan menangguhkan kehamilan dan hanya memiliki sedikit anak, mereka mengalami lebih banyak siklus bulanan (haid) dibandingkan generasi sebelumnya. Itulah sebabnya mereka terpapar lebih banyak estrogen,” ujar Glenville.

3. Xenoestrogens (estrogen asing)
Terapi sulih hormon (HRT) untuk perempuan menopause dan pil kontrasepsi mempengaruhi ukuran payudara juga.
Pestisida, plastik dan kosmetik juga bisa berdampak pada ukuran bra. Terpapar produk makanan kalengan, minuman kaleng dan botol plastik yang mengandung Bisphenol A (BPA), mungkin juga pegang peranan pada pembesaran ukuran payudara. Xenoestrogens ini dilaporkan berdampak pada sperma dan kesuburan, serta berpotensi berdampak pada perempuan juga. Buktinya bisa ditemukan pada ukuran bra.

“Mengaplikasikan pelembab ke kulit dan kontak langsung dengan kulit payudara bisa merangsang pertumbuhan jaringan payudara,” kata Glenville.
Susu bisa menjadi kontributor atas kenaikan ukuran payudara. Laporan menyatakan bahwa sekitar dua pertiga warga Inggris minum susudari sapi hamil, yang mengandung estrogen dalam kadar tinggi dan hormon lainnya.

Perempuan yang memiliki payudara besar bisa mengalami sakit punggung kronis dan ketidaknyamanan lain dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun banyak perempuan yang mengunjungi dokter bedah untuk pembesaran payudara, namun tidak sedikit juga yang ingin mengurangi ukuran payudara mereka melalui operasi.

“Ada saja perempuan yang memiliki ukuran payudara kurang proporsional dengan tubuhnya. Namun mereka sekarang lebih mau mencari bantuan. Perempuan yang saya temui umumnya mengeluhkan sakit secara fisik dan ketidaknyamanan secara psikologis dengan payudara besar,” kata Dr. Puneet Gupta, ahli bedah plastik.

 http://h3ri.com/3-sebab-ukuran-payudara-perempuan-semakin-besar/101146