Thursday, January 6, 2011


Kaum pria lebih mendominasi angka jangkitan kasus baru pengidap HIV/AIDS yang ditemukan di Sumatra Utara sepanjang 2010 bila dibandingkan dengan kaum wanita.

"Kenyataan ini bisa terjadi karena seseorang PSK bisa melayani sampai enam laki-laki. Jika PSK ini mengidap HIV/AIDS, maka enam orang pria yang dilayani tadi bisa terkena HIV/AIDS. Inilah kenapa pria lebih mendominasi kasus HIV/AIDS," kata Koordinator Voluntary Counseling Test Rumah Sakit Umum Adam Malik, Rahmat Nur Kurniawan, di Medan, Rabu (5/1).

Sepanjang 2010, klinik Pusat Layanan Khusus VCT RS Adam Malik Medan menemukan 554 kasus HIV/AIDS, dari jumlah itu lebih didominasi kaum pria dengan jumlah 393 orang dan kaum perempuan 161 orang.

Menurut dia, faktor risiko seperti seks bebas adalah yang paling banyak mengidap HIV/AIDS dan rata-rata yang mengidap HIV/ AIDS adalah usia subur yakni 21 sampai 30 tahun.

"Karena jika cepat ditangani, kemungkinan sipenderita dapat bertahan hidup lebih lama lagi, namun kalau sudah parah atau infeksi opputunistiknya sudah buruk, sulit untuk ditangani," katanya.

Menurut dia, HIV/AIDS tidak bisa dilihat dengan kasat mata dan si penderita akan menjalani hidup layaknya orang sehat sebelum benar-benar memasuki masa yang kritis.

Artinya, bagi seseorang melakukan faktor risiko seperti seks bebas dan narkoba suntik, harus melakukan konselling dan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah ia reaktif atau tidak terhadap virus tersebut. "Jadi harus periksa darah dulu baru bisa diketahui apakah dia sudah terkena virus berbahaya atau tidak," katanya.(ANT/JUM)