Friday, January 28, 2011

JAV (Japanesse Adult Video) alias video dewasa Jepang banyak beredar di dunia maya. Di Jepang sendiri, video kategori JAV bebas dijual dipasaran, bahkan dilegalkan. Jepang yang dikenal sebagai bangsa yang sangat sopan, ternyata memiliki budaya sex yang ekstrem.

Salah satu keekstreman yang tak lazim menurut budaya kita, ada salah satu kuil di Tokyo yang jadi tempat sakral bagi penduduk di sana. Tempat yang bernama "Gerbang Merah" itu merupakan tempat ritual bagi perempuan yang ingin melepas keperawanannya.

Lain lagi di kuil yang terletak di daerah Kawasaki. Kuil tersebut menyelenggarakan sebuah festival unik. Dalam festival ini ada acara pawai menggotong sebuah patung berbetuk penis. Dalam festival itu berbagai benda yang dibuat mirip penis dipajang. Acara ini pun ramai dengan pedagang yang menjual berbagai aksesoris sex.

Sex di Jepang memang bukan hal yang tabu. Meski sama-sama menjunjung tinggi adat ketimuran, tetapi jauh berbanding terbalik dengan negara kita. Bagi wanita Jepang yang berusia di atas 20 tahun, menikah dalam keadaan masih perawan adalah hal yang memalukan. Mereka bisa dianggap sebagai level bawah dalam pergaulan alias kuper.

Jepang sendiri merupakan negara yang dianggap sebagai negara penyedia film-film sex paling subur di dunia. Di Jepang, rumah produksi khusus film JAV banyak sekali dan bukan suatu kejahatan. Hal ini karena Pemerintah Jepang telah melegalkan industri ini sejak tahun 70an.

Kebebasan sex di Jepang inipun tak bisa dilepaskan dari masa kekaisaran dulu yang memperbolehkan adanya pertunjukkan teater sex. Mungkin mirip pertunjukan opera di negara Barat.

 
http://circle888.blogspot.com/2011/01/jepang-ternyata-memiliki-budaya-sex.html